|
Demo Produk OXY
|
|
|
|
|
TES AIR
DENGAN ALAT ELEKTROLIZER
Siapkan elektroliser dan 2 gelas air berisi air oxy dan air yang akan dibandingkan, lalu hubugkan kabel ke arus listrik selama 1-3 menit dan amati perubahan warna dan suhu airnya. Amati pula warna endapan dan cocokkan dengan tabel dibawah ini.
Warna Endapan |
Bahan Pencemar |
Pengaruh Terhadap Kesehatan |
Hijau |
Cuprum, Oksida, Chlorin |
penyakit ginjal, Sistem syaraf pusat, Kanker |
Hitam |
Kalsium, magnesium |
Batu ginjal, Kencing batu |
Putih |
Alumunium, Arsen, Asbestos |
Penyakit hati, Sistem syaraf pusat, Kanker |
Biru |
Alumunium, Sulfur, Phospat, Pestisida |
Penyakit hati, Ginjal dan kencing batu, Sistem syaraf |
Jingga |
Besi oksida |
Gangguan air seni, Gangguan keseimbangan metabolisma |
|
|
|
|
|
Uji Kemurnian Air :
1. Gunakan TDS Meter lihat angka yang tertera, untuk Oxy < 1 ppm.
2. Gunakan Elektrolisa bandingkan dengan air biasa. Oxy akan tetap bening dan air biasa akan terjadi perubahan warna dan mengeluarkan endapan
Uji Kadar Oksigen :
Gunakan Digital Oxygen Meter, masukkan ikan kecil ke dalam botol berisi air Oxy, tutup rapat dan perhatikan. Ikan bisa bertahan hidup lebih lama dibandingkan dengan air lain
Uji Air Aktif :
1. Tes Darah sebelum dan sesudah minum Oxy menggunakan Mikroskop Elektronik, setelah minum Oxy, darah akan terlihat lebih encer.
2. Isi gelas kecil dengan air Oxy, letakkan sebatang rokok di atasnya. Satu jam kemudian ambil rokok tadi untuk dihisap, rasa rokok akan berbeda. Dan air Oxy akan mengeluarkan aroma rokok

|

|

|

|
Pengujian Sampel Darah |
Sebelum Minum Oxy |
± 1 Jam Setelah Minum Oxy |
± 3 Bulan Setelah Minum Oxy |
|